Pupuk Organik Jadi Pemantik Ekonomi

 

Dengan jumlah penduduk 3.030 jiwa, yang sebagian besar merupakan petani, Desa Klinterejo juga mengambil peluang untuk mendongkrak pergerakan ekonomi masyarakat. Saat ini yang tengah dirintis warga adalah usaha pemberdayaan ekonomi desa lewat pupuk organik dan pertanian.

 Kepala Desa Klinterejo Zainal Abidin menuturkan, tanah di desa dengan tiga dusun ini sebenarnya cocok ditanami dengan beragam jenis tanaman pertanian dan perkebunan. Namun, untuk mengembangkan hal tersebut warga sempat mengalami kendala akibat kesulitan mendapatkan pupuk dengan harga terjangkau. ''Sehingga, kami berpikir untuk pengembangan maupun penguatan BUMDes, ada baiknya didukung dengan peluang ini (produksi pupuk organik),'' paparnya. 

Berangkat dari situ, pemdes dan BUMDes berupaya mengolah sampah rumah tangga dan kandang menjadi pupuk organik yang diyakini membantu menyuburkan tanah. Tujuannya, lanjut dia, agar masyarakat bisa mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia, sekaligus menjadi pemantik ekonomi lokal. ''Bukan hanya mengurangi biaya operasional para petani, tapi juga membuat tanah lebih subur dan tanaman tumbuh sehat,'' ulasnya.

 Di samping itu, pemberdayaan ekonomi melalui usaha ini, terang Abidin, memudahkan masyarakat untuk menanam semua komoditas tanaman. Sebab, kini mereka sudah mendapatkan pupuk dengan gampang dengan harga sangat terjangkau. "Ini menjadi salah satu bentuk intervensi pemerintah desa untuk meningkatkan produksi komoditas, dengan melengkapi masyarakat melalui keterjaminan pupuk organik dan pertanian yang disuplai BUMDes,'' pungkasnya. (oce/ris)



Sumber Berita: radarmojokerto.jawapos.com

Posting Komentar untuk "Pupuk Organik Jadi Pemantik Ekonomi"