BUMDes Mojokerto Raup Rp 90 Juta/Bulan dari Budidaya Pisang Cavendish
BUMDes Sumber Makmur Abadi di Desa Gading, Kecamatan Jatirejo, Kabupaten Mojokerto, sukses mengelola budidaya pisang cavendish dengan omzet mencapai Rp 90 juta per bulan. Usaha ini dimulai sejak 2019 dan kini mengelola lahan seluas 1 hektare yang ditanami sekitar 2.000 pohon pisang dengan sistem panen dua kali sebulan.
Setiap panen menghasilkan 200–300 kg pisang cavendish, yang dijual ke tengkulak dan pelaku UMKM lokal. Harga jualnya sekitar Rp 6.000/kg atau Rp 80.000 per tandan. Hasil panen juga diolah oleh tiga UMKM desa menjadi keripik dan kue bolu, memperluas nilai tambah produk.
Ketua BUMDes, Muhammad Irwan, menjelaskan bahwa bibit pisang didatangkan dari Kediri dan mulai panen pada usia 8 bulan. Dengan pemupukan dan pengairan yang baik, pohon bisa produktif hingga lima tahun. Namun, musim kemarau menjadi tantangan karena menurunkan bobot tandan akibat kekurangan air.
Selain menghasilkan keuntungan, usaha ini juga menyerap tenaga kerja lokal dan memperkuat ekonomi desa. BUMDes berharap sistem irigasi dapat ditingkatkan agar produksi tetap stabil sepanjang tahun.
Sumber berita: Detik Jatim – Manisnya Budidaya Pisang Cavendish di Mojokerto.
Posting Komentar untuk "BUMDes Mojokerto Raup Rp 90 Juta/Bulan dari Budidaya Pisang Cavendish"